ATAP JEMURAN OTOMATIS DENGAN SENSOR CAHAYA DAN HUJAN MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY (Bagian 2) - SEEVER BLOG

Breaking

Sunday, May 12, 2019

ATAP JEMURAN OTOMATIS DENGAN SENSOR CAHAYA DAN HUJAN MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY (Bagian 2)


Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya. Pada artikel tersebut  kite telah membahas perancangan alat dan perancangan program fuzzyfikasi, pada artikel ini akan dibahas perancangan program basis aturan (rule) dan defuzzyfikasi serta akan di bahas hasil pengunjian sistem.
2 Kode Program Rule dan Defuzzyfikasi
Pada  sistem ini, saya merancanganya dengan 9 aturan fuzzy sebagai berikut :
1. If (Sensor LDR is Terang) and (Sensor Hujan is Hujan) then (Servo is Tertutup) (Relay is on)
2. If (Sensor LDR is Terang) and (Sensor Hujan is Gerimis) then (Servo is Tertutup) (Relay is on)
3. If (Sensor LDR is Terang) and (Sensor Hujan is Cerah) then (Servo is Terbuka) (Relay is off)
4. If (Sensor LDR is Redup) and (Sensor Hujan is Hujan) then (Servo is Tertutup) (Relay is on)
5. If (Sensor LDR is Redup) and (Sensor Hujan is Gerimis) then (Servo is Tertutup) (Relay is on)
6. If (Sensor LDR is Redup) and (Sensor Hujan is Cerah) then (Servo is Terbuka setengah) (Relay  is on)
7. If (Sensor LDR is Gelap) and (Sensor Hujan is Hujan) then (Servo is Tertutup) (Relay is on)
8. If (Sensor LDR is Gelap) and (Sensor Hujan is Gerimis) then (Servo is Tertutup) (Relay is on)
9. If (Sensor LDR is Gelap) and (Sensor Hujan is Cerah) then (Servo is Tertutup) (Relay is on)
Tabel 2 menunjukan rule base yang akan di program pada Arduino. Dari Parameter tersebut , terdapat 3 fungsi keanggotaan output servo yaitu, Tertutup, Terbuka setengah dan Terbuka, sementara fungsi keanggotaan output relay teridir dari dua yaitu On dan Off.


Defuzzyfikasi pada program ini menggunakan metgode sugeno. Berikut adalah program rule dan defuzzyfikasi yang saya buat :

Hasil Pengujian


Pengujian ini bertujuan untuk melihat performa dari prototype.Pengujian dulakukan dengan memberi beberapa kondisi cahaya pada sensor LDR dan kelembapan pada sensor hujan dan mengamati sudut putaran servo dan kondisi lampu.Tabel 3  menunjukan hasil pengujian sistem kerja atap jemuran otomatis

Berdasarkan Tabel 3 hasil pengujian sistem kerja dari jemuran otomatis ini sudah berjalan sesuai dengan rancangan program. Sudut puuar servo tergantung pada kondisi cahaya dan kondisi hujan. Saat cahaya yang terbaca oleh sensor LDR memenuhi kondisi terang dan dalam kondisi tidak hujan atau kering maka servo akan berputar 90 o sehingga atap akan terbuka, saat kondisi cahaya redup servo akan menutup sebesar 45 o dan lampu akan menyala, saat kondisi cahaya gelap makan servo akan menutup 0 o dan lampu akan menyala. Saat kondisi gerimis atau hujan deras atap akan otomatis menutup 0 o walaupun kondisi cahaya dalam keadaan terang. Gambar 7 (a) , (b) dan (c) berturut-turut menunjukan tampilan prototype saat tertutup, terbuka sebagain dan terbuka.
(a)

(b)

(c)

Gambar 7  Pengujian Prototype (a) Kondisi atap Tertutup (b) Kondisi atap terbuka sebagian
(c) Kondisi atap terbuka 



Sekian pembahasan kali ini, jika dirasa artikel ini memberi manfaat jangan lupa untuk share dan jika dirasa terdapat sesuatu yang keliru tentunya saya akan sangat berterimakasih jika pembaca memberi masukan. 

Note : Jika ada yang ingin ditanyakan lebih lanjt mengenai project ini silakan tinggalkan pesan di kolom komentar atau bisa hubungi via e-mail.

2 comments:

  1. Maaf kak saya mau nanya kak,, itu program alatnya sistem close loop kaka??

    ReplyDelete
  2. open loop kak, belum pakai feedback.

    ReplyDelete