Topologi Jaringan - SEEVER BLOG

Breaking

Saturday, June 1, 2019

Topologi Jaringan



Dalam menghubungkan beberapa komputer sehingga membentuk suatu jaringan komputer terdapat metode atau cara agar komputer-komputer tersebut dapat terhubung satu sama lainnya. Metode untuk menghubungkan beberapa komputer dalam suatu jaringan tersebut dinamakan topologi jaringan. Topologi jaringan merupakan bentuk struktur dari suatu jaringan komputer yang saling terhubung [18].
Dalam penggunaannya di jaringan komputer, terdapat beberapa jenis topologi jaringan yang masing-masing memiliki spesifikasi masing-masing sehingga cocok untuk kondisi jaringan tertentu, Berikut adalah beberapa jenis topologi jaringan :
1)      Topologi Star
Topoli star atau sering juga disebut topologi bintang merupakan topologi dengan konvergensi dari node atau titik tengah ke semua node pengguna (Client). Dalam topologi star, jika terjadi gangguan di salah satu node pengguna maka tidak akan mengganggu pengguna lainnya. Namun masalah yang terjadi pada switch akan mengganggu sistem keseluruhan karena topologi ini sangat tergantung pada terminal pusat. Gambar 3.11 menunjukkan skema dari topologi star.


Gambar 3.11 Topologi Star [18]


2)      Topologi Ring
Topologi ring atau juga sering disebut dengan topologi cincin merupakan topologi jaringan yang menghubungkan suatu komputer dengan komputer lainnya dalam sebuah rangkaian yang membentuk lingkaran atau cincin. Pada topologi ring, semua komputer berfungsi sebagai repeater yang akan memperkuat sinyal dari  komputer sebelumnya dan kemudian meneruskan sinyal tersebut ke komputer selanjutnya. Gambar 3.12 menunjukkan skema dari topologi ring.


Gambar 3.12 Topologi Ring [18] 



Dalam topologi ring, jika terjadi gangguan pada suatu titik atau komputer maka akan mengganggu titik lainnya, resiko arus data yang bertabrakan pada topologi ini cukup tinggi dan jika terjadi gangguan troubleshootingnya yang cukup rumit. Namun kelebihan dari topologi ini adalah mudah di implementasikan dengan performa jaringan yang cukup handal.
3)      Topologi Bus
Pada topologi bus, semua titik terhubung pada satu jaringan utama yang disebut bus. Topologi jenis ini banyak digunakan karena mudah untuk di implemenatsikan dan mudah jika ingin menambah titik atau dalam hal ini client. Namun kekurangan dari topologi bus adalah seringnya terjadi tabrakan arus data dan jika terjadi masalah pada bus, maka seluruh titik akan terganggu. Gambar 3.13 menunjukkan skema dari topologi bus.

Gambar 3.13 Topologi Bus [18]
4)      Topologi Tree
Topologi tree merupakan jenis topologi yang menyerupai bentuk dahan pohon yang bertingkat. Topologi ini merupakan penggabungan dari topologi star dan topologi bus. Sederhananya, topologi tree merupakan sejumlah titik dengan topologi star yang kemudian di gabungkan dengan topologi bus. Topologi tree cocok untuk jaringan pada area yang luas dan juga mudah untuk dikembangkan jika ingin menambah titik. Namun dengan struktur seperti pohon ini menyebabkan aliran data pada jaringan dengan topologi tree lebih lambat karena panjangnya jalur yang harus di  lewati data. Gambar 3.14 menunjukkan skema dari topologi tree.


Gambar 3.14 Topologi Tree [18]
5)      Topologi Mesh
Topologi mesh merupakan suatu jaringan komputer dengan bentuk jaringan serperti jala. Dalam topologi  mesh, terdapat beberapa titik yang saling terhubung tanpa melalui switch. Jalur data pada topologi mesh yang banyak menyebabkan tidak akan ada tabrakan arus data. Namun dalam pengimplementasiannya, membangun jaringan dengan topologi mesh cukup rumit dibandingkan dengan jenis topologi lainnya. Gambar 3.15 menunjukkan skema dari topologi mesh.


Gambar 3.15 Topologi Mesh [18]
6)      Topologi Linier
Topologi linier sering juga disebut topologi bus berurut. Dalam topologi linier titik-titik terhubung pada sutu jalur (bus). Topologi jenis ini banyak digunakan pada jaringan komputer yang sederhana karena implementasinya yang mudah dan mudah untuk dikembangkan. Namun kepadatan data pada topologi linier yang tinggi menyebabkan kemungkinan tabrakan arus data cukup tinggi, selain itu keamanan data pada topologi ini juga rendah. Gambar 3.16 menunjukkan skema dari topologi linier.


Gambar 3.16 Topologi Line [18]
Sumber :

[18]     Wijaya, Ari Angga. 2013. Mengenal Berbagai Macam Topologi Jaringan Serta Kelibihan dan Kekurangannya. Diakses dari : ilmukomputer.org/wp-content/uploads/2013/01/angga-TopologiJaringan.pdf  pada 22 Februari 2019 pukul 22.23 Wib.

1 comment:

  1. Promo www.Fanspoker.com :
    - Bonus Freechips 5.000 - 10.000 setiap hari (1 hari dibagikan 1 kali) hanya dengan minimal deposit 50.000 dan minimal deposit 100.000 ke atas
    - Bonus Cashback 0.5% Setiap Senin
    - Bonus Referal 20% Seumur Hidup
    || WA : +855964283802 || LINE : +855964283802 ||

    ReplyDelete